Jakarta – Mantan anggota DPR, Angelina Sondakh, kembali menjadi sorotan usai pernyataannya mengenai gaji dan tunjangan wakil rakyat. Ia menyebut bahwa jumlah Rp 100 juta-an per bulan yang diterima anggota DPR tidak akan pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan.
Pernyataan Angelina Sondakh
Menurut Angelina, pengeluaran anggota dewan tidak hanya terkait kebutuhan pribadi, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan sosial hingga kewajiban politik yang harus dijalankan. Hal inilah yang membuat gaji besar sekalipun bisa terasa kurang.
Tanggapan Publik
Pernyataan tersebut langsung menuai beragam komentar dari masyarakat. Banyak yang menilai jumlah tersebut sebenarnya jauh di atas rata-rata pendapatan pekerja di Indonesia. Namun, ada juga yang memahami beban tanggung jawab besar yang melekat pada jabatan anggota DPR.
Konteks Gaji DPR
Gaji pokok anggota DPR sendiri berkisar puluhan juta rupiah, ditambah dengan berbagai tunjangan hingga total bisa mencapai lebih dari Rp 100 juta per bulan. Namun, transparansi pengelolaan anggaran dan kesejahteraan rakyat tetap menjadi sorotan utama.
Penutup
Pernyataan Angelina Sondakh membuka kembali diskusi publik mengenai besaran gaji wakil rakyat dibandingkan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Isu ini pun diprediksi akan terus menjadi perbincangan hangat.
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis untuk memberikan rangkuman informasi seputar pernyataan Angelina Sondakh mengenai gaji dan tunjangan anggota DPR.

0 Komentar