Viral Celana Dalam Dijadikan Kunciran Rambut, Dijual Rp 1,9 Juta


 

Jakarta – Media sosial kembali dihebohkan dengan tren unik. Kali ini, sebuah produk fashion viral karena menggunakan celana dalam sebagai bahan untuk membuat kunciran rambut alias scrunchie. Yang bikin warganet semakin terkejut adalah harganya yang mencapai Rp1,9 juta per buah. Mengapa produk ini bisa semahal itu? Berikut fakta lengkapnya.

Awal Mula Produk Ini Viral

Tren fashion aneh memang sering muncul, tetapi kali ini publik dibuat geleng-geleng kepala. Produk yang disebut sebagai “Luxury Scrunchie” ini viral di TikTok dan Instagram setelah beberapa influencer memamerkannya. Dalam deskripsi produk, disebutkan bahwa scrunchie ini dibuat dari bahan kain celana dalam kelas premium.

Banyak netizen yang awalnya mengira ini hanya candaan. Namun setelah dicek di situs e-commerce internasional, produk tersebut benar-benar dijual dengan harga fantastis, yakni Rp1,9 juta per kunciran.

Spesifikasi dan Desain Produk

Kunciran ini bukan terbuat dari celana dalam bekas, melainkan kain yang biasa digunakan untuk membuat celana dalam branded. Bahan tersebut terkenal halus dan elastis, sehingga disebut-sebut nyaman untuk digunakan sebagai pengikat rambut.

Detail Produk

Spesifikasi Keterangan
Bahan Kain elastis premium (bahan celana dalam)
Warna Hitam, pink, krem, dan varian eksklusif
Harga Rp1.900.000 per buah
Brand Luxury International Fashion Brand

Kenapa Harganya Sangat Mahal?

Banyak yang mempertanyakan mengapa harga produk ini begitu tinggi. Berikut beberapa alasan yang disebut oleh produsen:

  • Bahan Berkualitas Tinggi: Menggunakan kain elastis premium yang biasa dipakai untuk pakaian dalam mewah.
  • Limited Edition: Produk ini hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.
  • Branding Eksklusif: Produk diluncurkan oleh brand fashion ternama.
  • Tren Fashion Unik: Menyasar pasar fashionista yang suka tampil beda.

Reaksi Netizen: “Mahal Banget untuk Ikat Rambut!”

Setelah viral di media sosial, produk ini menjadi bahan perdebatan. Banyak yang menganggap ini hanyalah cara brand untuk mencari sensasi. Bahkan, ada yang membandingkannya dengan kunciran biasa yang harganya tidak sampai Rp10 ribu.

“Rp1,9 juta buat kunciran rambut? Beli emas aja sekalian,” tulis seorang netizen.

Namun, ada juga yang justru tertarik membeli demi mengikuti tren. Beberapa influencer bahkan memamerkan scrunchie ini sebagai simbol gaya hidup mewah.

Apakah Ini Hanya Tren Sesaat?

Para pakar fashion menilai bahwa produk ini adalah bagian dari fenomena “luxury absurdity”, yaitu produk-produk mewah yang mengandalkan keunikan sebagai daya tarik. Biasanya, tren seperti ini hanya bertahan sebentar sebelum meredup.

Fenomena Fashion Serupa

  • Sandal dari spons dapur dijual jutaan rupiah.
  • Topi berbentuk makanan viral di media sosial.
  • Kaos bekas artis dilelang dengan harga selangit.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini benar-benar dari celana dalam bekas?

Tidak. Produk ini terbuat dari bahan kain yang biasa digunakan untuk membuat celana dalam premium, bukan dari pakaian bekas.

Kenapa orang mau beli kunciran seharga Rp1,9 juta?

Kebanyakan pembeli adalah kolektor barang unik atau pecinta fashion yang ingin tampil berbeda.

Apakah produk ini tersedia di Indonesia?

Saat ini produk hanya dijual di e-commerce internasional, tetapi beberapa reseller sudah mulai memasarkannya di dalam negeri.

Kesimpulan

Fenomena kunciran rambut dari bahan celana dalam dengan harga Rp1,9 juta menunjukkan bagaimana tren fashion bisa menjadi ekstrem. Apakah kamu tertarik untuk ikut tren ini? Atau lebih memilih kunciran biasa yang lebih ekonomis?

Bagaimana pendapatmu tentang kunciran ini? Apakah harga Rp1,9 juta masih masuk akal untuk sebuah ikat rambut? Tulis opinimu di kolom komentar!

Posting Komentar

0 Komentar